Aktual, Independen dan Terpercaya


Kebakaran Hanguskan 25 Hektar Hutan di Sawahlunto

ombudsman

RIAU ONLINE - Puluhan hektar kawasan hutan di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat terbakar bersamaan musim kemarau panjang yang melanda daerah setempat.

 

Kebakaran yang menghanguskan sekitar 25 hektar kawasan hutan terjadi tepatnya Kecamatan Talawi dan Silungkang.

 

Sekretaris Badan Kesbangpol PBD setempat, Meldi Hidayah Martha di Sawahlunto mengatakan titik api muali bermunculan sejak Selasa, 27 September 2016 dan terus merambat.

 

"Memasuki hari ketiga, api belum bisa dipadamkan petugas Damkar bersama masyarakat yang berada di sekitar hutan tersebut," katanya.

Baca Juga: Polda Riau Tak Bawa Dokumen SP3 Saat Rapat, DPR: Kalau Benar, Kenapa Takut

 

Sementara, pihaknya menduga terbakaranya areal hutan tersebut dipicu oleh musim kemarau panjang yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir.

 

"Tanaman hutan di areal tersebut didominasi oleh pohon pinus, daun-daunan kering yang berasal dari pohon tersebut memang dikenal sangat mudah terbakar," ujarnya.

 

Untuk mengatasi bencana tersebut, pihaknya menurunkan sekitar 30 personel damkar dan dibantu seluruh unsur TNI/Polri bersama masyarakat.

Klik Juga: Menteri Siti: Izin Tiga Perusahaan Penerima SP3 Dicabut

 

Sulitnya medan yang berada di kawasan perbukitan terjal, menjadi kendala utama pihaknya dalam melakukan pemadaman selain terbatasnya jumlah unit mobil damkar di kota itu.

 

"Kami masih terus melakukan pemantauan dan berupaya membatasi sebaran api, hingga saat ini belum ada laporan timbulnya korban jiwa," kata dia.

 

Menurut seorang warga sekitar hutan yang terbakar di Kecamatan Talawi, Junaidi (41), peristiwa kabakaran hutan di kawasan itu selalu terjadi ketika musim kemarau panjang yang terjadi setiap tahunnya.

Lihat Juga: Pangdam Minta Warga Riau dan Aktivis Jangan Persoalkan SP3 Perusahaan Pembakar Lahan

 

"Biasanya kebakaran bisa segera diatasi namun jumlah titik api kali ini memang bermunculan lebih banyak dan berada di kawasan yang sulit dijangkau," kata dia.

 

Masyarakat berharap kebakaran hutan tersebut bisa segera diatasi sebelum merambat ke areal permukiman warga yang berada cukup dekat dengan sebaran titik api.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline