Ternyata Perenang Cilik yang Ukir Nama di Internasional Itu Cucu Saleh Djasit

Cucu-Gubernur-Riau-Saleh-Djasit-Dzimar.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)
Enoki Mall Pekanbaru Japanese restaurant shabu-shabu, sushi dan Grill

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kembali, anak Pekanbaru, mengukir prestasi di kancah internasional. Kali ini, atlet cilik renang Riau yang tergabung dalam Riau Aquatic, mampu menyisihkan perenang internasional seumurnya. 

 

Berkekuatan empat perenang, Dzimar Alfath Muhammad, perenang cilik berumur 9 tahun, meraih medali perunggu, pada kelas 50 meter gaya dada. Cucu Gubernur Riau Saleh Djasit itu mengalahkan perenang asal Jepang, Amerika Serikat, Prancis, Singapura, Malaysia, Australia, Denmark, dan Indonesia sendiri diwakili perenang asal Jakarta. 

 

"Kejuaraan ini diselenggarakan oleh klub renang terkemuka di Singapura, Chinese Swimming Club, yang berdiri sejak 1905. Alhamdulillah Dzimar mengukir prestasi, sama saat ia bertanding di Brunei Darussalam, pertengahan April 2016 silam," kata ayah Dzimar, Ahmi Septari Saleh kepada RIAUONLINE.CO.ID, Rabu, 21 September 2016. 

 

Baca Juga: Raih Perak, Cucu Gubernur Riau Ini Kalahkan Cucu Sultan Brunei

 

Ahmi menjelaskan, dari empat perenang tersebut, keempatnya mengikuti Kelompok Umur (KU) 5, 9, 11 dan 12 tahun. Ia mengatakan, untuk KU-5 dan 11, perenang Riau masuk 20 besar, sedangkan KU 12 berada di 4 besar. 

 

Keempat perenang itu, kata Ketua DPW Partai Perindo Riau tersebut, bersaing dengan 400 peserta lainnya. Kejuaraan ini, jelas Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Riau, berlangsung 2-4 September 2016. 

 

"Untuk Asia Tenggara saja, Brunei meraih 1 perak, Malaysia 2 perunggu, dan Singapura 1 perunggu. Ini merupakan perlombaan ketigakalinya. Insya Allah akhir tahun ini Riau Aquatic juga diundang mengikuti perlombaan yang diadakan oleh Ratu Sirikit, Ratu Thailand," pungkas Ahmi. 

 

Sebelumnya, jauh dari ekspose media, perenang cilik Riau berhasil mengukir prestasi pantas dibanggakan usai meraih perak pada Kejuaraan Renang Amatir di Brunei Darussalam, 15-17 April 2016, di Stadion Utama Sultan Hasanal Bolkiah.

 

Dzimar Alfath Muhammad

 

Tak tanggung-tanggung, perenang cilik tersebut, Dzimar Alfath Muhammad Ahmi (9), cucu dari Gubernur Riau Periode 1998-2003, Saleh Djasit, mampu mengalahkan cucu Sultan Brunei Darussalam, Sultan Hasanal Bolkiah, tanpa meraih satu keping medali pun. Dzimar dalam kejuaraan ini meraih medali perak.

 

Dzimar yang turun di Kelompok Umur (KU) 9 tahun ikut dalam tiga lomba sekaligus, 50 meter gaya bebas, 50 meter gaya dada dan 100 meter gaya bebas. Kejuaraan ini memperlombakan KU 7 hingga 18 tahun.

 

Klik Juga: Maju Berpasangan dengan Ramli Walid, Irvan Herman Mundur dari PNS

 

"Pada nomor lomba 50 meter gaya bebas, Dzimar menempati posisi 7. Sedangkan 100 gaya dada di urutan 11 dan 50 meter gaya dada raih medali Perak. Cucu Sultan sama sekali tak raih medali apapun di tiga nomor itu," tutur Ahmi Septari, orangtua Dzimar, saat bercerita dengan RIAUONLINE.CO.ID, Senin, 18 April 2019.

 


Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline