Heboh, Pemabuk Wafat Usai Tahajud di Malam Takbiran Idul Adha

Ilustrasi.jpg
(INTERNET)
Enoki Mall Pekanbaru Japanese restaurant shabu-shabu, sushi dan Grill

RIAU ONLINE - Desa Ganra, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan dihebohkan dengan peristiwa meninggalnya seorang pemabuk di kampung itu

 

Peristiwa itu menjadi heboh, sebab Sade (39) sang pemabuk yang meregang nyawa pada malam Idul Adha lalu, sebelumnya sempat salat tahajud di sebuah masjid.

 

Hampir setiap bulan di Desa Ganra pasti ada saja warga yang berpulang keharibaan ilahi. Sebab itu, warga desa setempat sudah terbiasa dengna kabar orang meninggal. Namun, wafatnya Sade meninggalkan cerita yang mengundang rasa penasaran warga.

 

Warga berkisah, Sade masih sempat mabuk-mabukkan di sebuah pesta warga saat malam terakhir kematiannya. Sade yang mabuk berat kemudian memohon izin pulang ke rumah lebih dulu dan beralasan tengah merasakan sakit perut yang hebat.

 

Pagi di hari Idul Adha, kabar Sade telah menghembuskan nafas terakhir di penghujung malam terdengar oleh warga.

 

Warga kemudian melayat ke rumah almarhum Sade setelah melaksanakan salat Idul Adha. Beberapa warga yang melayat menyayangkan karena Sade disebut meninggal dalam kondisi mabuk berat.

 

"Sade meninggal subuh, sebelum salat Idul Adha. Warga lihat, di malam sebelum Sade wafat, ia minum 20 gelas minuman keras. Warga awalnya cerita-cerita menyayangkan Sade meninggal dalam kondisi mabuk," ungkap Suhera, salah satu warga Desa Ganra, saat mengisahkan musabab kematian Sade, dikutip dari Okezone, Kamis, 15 September 2016.

 

Namun seorang pemuda yang juga melayat Sade, mengaku melihat almarhum sempat masuk masjid sekitar pukul 02.00 WITA sebelum ajal menjemputnya.

 

Awalnya, pemuda itu mengaku terkejut melihat sosok manusia di masjid itu. Pemuda itu kemudian meilhat dari dekat, dia tertegun melihat sosok Sade tengah khusyu' menunaikan ibadah salat malam, tahajud.

 

"Pemuda itu namanya Ocang, dia lihat Sade sedang salat jam dua malam sebelum meninggal. Karena memang rumahnya pas depan mesjid. Warga yang dengar itu, mereka tidak langsung percaya. Karena Sade dikenal pemabuk yang jarang ke mesjid," lanjut Suhera.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline