TNI AL Tangkap Kapal Tanker MT Angeline 2 di Kepri, Begini Kronologinya

Kapal-Tanker-MV-Hai-Soon-12.jpg
(DISPEN TNI AL)

RIAU ONLINE - Pada Kamis, 1 September 2016 Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV menangkap kapal MT Angeline 2. Penangkapan dilakukan bekerjasama dengan Gugus Keamanan Laut Barat (Guskamlabar) pada pukul 16.50 di perairan utara Lagoi P.Bintan Kepulauan Riau.

 

Penangkapan kapan MT Angeline 2 dilakukan setelah melakukan pengembangan kasus kapal MT VierHarmoni. Tim gabungan yang dibentuk oleh Komandan Lantamal IV Laksma TNI S. Irawan, S.E. mendapatkan informasi dari hasil tracking terhadap alat komunikasi yang digunakan salah satu crew MT Angeline 2.

 

Kemudian, tim WFQR Lantamal IV menindaklanjuti dengan unsur Patkamla Lobam yang tengah stanbay di Posal Lagoi untuk memeriksa sektor pesisir Lagoi. Setelah berkoordinasi dengan Guskamlabar tim WFQR Lantamal IV menggerakkan KRI Siribua-859 dan KRI Alamang-644 untuk berpatroli guna memeriksa sektor yang dekat dengan Traffic Separation Scheme (TTS).

Baca Juga: Beratnya Latihan Pasukan Raider TNI AD Bikin Militer AS Kebingungan

 

Berbekal hasil penyisiran pada pukul 16.50 WIB , KRI ALG-644 yang dikomandani KRI Mayor Laut (P) Ferry Hutagalung berhasil mendeteksi keberadaan MT Angeline 2 yang saat itu berjalan lambat untuk selanjutnya pengamanan terhadap target.

 

Menurut Irawan, kapal MT Angeline 2 sudah menjadi target operasi yang diduga terlibat kasus penyalahgunaan BBM ilegal bersama kapal MT Vier Harmoni yang sebelumnya telah diamankan.

 

“Kami akan bongkar sindikat internasional penyelundupan BBM ini,” tegasnya, dilansir dari Tribunnews, Jumat, 2 September 2016.

Klik Juga: Beginilah Keberingasan Empat Bronco TNI AU dalam Operasi Tumpas Irian Barat

 

Interogas awal menunjukkan bahwa kapal MT Angeline 2 berlayar dari Kuantan, Malaysia menuju East OPL (batas terluar pengangkutan di sebelah Timur). Kapal tersebut mengangkut 300 to BBM dan berlayar tanpa nakhoda, tanpa dokumen dan tidak memiliki catatan pelayaran.

 

“Saat ini, kapal sedang dalam perjalanan menuju dermaga TNI AL Tanjunguban 2 dengan pengawalan ketat. Para ABK akan diproses hukum lebih lanjut,” ungkap Irawan.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline