Aktual, Independen dan Terpercaya

Belum Ditemukan Penyakit Menular pada Hewan Qurban di Riau

HEWAN-KURBAN.jpg
(INTERNET)
Enoki Mall Pekanbaru Japanese restaurant shabu-shabu, sushi dan Grill

Laporan: Azhar Saputra

 

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kepala Dinas Pertanian dan Peternaka‎ (Distanak) Provinsi Riau, Askardiya R Patrianov dengan tegas menyatakan belum ada penyakit menular bagi hewan qurban di Provinsi Riau.

 

"Sampai sekarang, penularan penyakit seperti antraks dan cacingan sejauh ini belum ada ditemukan untuk di Provinsi Riau," ucap Patrianov, Jumat, 26 Agustus 2016.

 

Namun ‎meskipun tidak ditemukan penyakit menular, Patrianov mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dan bijak dalam memilih hewan qurban tersebut. "Selain itu tanyakan juga surat kesehatannya, ada apa tidak‎," tuturnya.

 

Patrianov menambahkan,‎ untuk membedakan hewan yang baik dan layak untuk dijadikan hewan qurban dan tidak berdampak kepada kesehatan diantaranya memiliki ciri-ciri kulit yang bersih, hidung cenderung basah, bulu hewan tegak dan mata bersih.

 

"Secara kasat mata ada beberapa ciri-ciri hewan kurban itu sehat seperti kulitnya tidak kusam, hidung cenderung basah, bulunya tegak dan mata bersih," tutupnya.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline