Aktual, Independen dan Terpercaya

Ingin Coba Minum Air Olahan dari Air Kencing Ini?

Proses-Pengolahan-Air-Kencing-jadi-Air-Minum.jpg
(REUTERS/FRANCOIS LENOIR)

RIAU ONLINE -  Dua mahasiswa Belgia mempraktikkan langsung proses pembuangan air seni (kencing) menjadi air putih yang layak minum, langsung di depan penonton. 

 

Prinsip kerjanya, air seni itu dikumpulkan pada sebuah tangki besar, dipanaskan dalam ketel bertenaga surya, sebelum dilewatkan ke membran guna mendapatkan air dan memisahkan senyawa-senyawa seperti potasium, nitrogen dan fosfor.

 

Ilmuwan itu mengatakan, mereka telah menciptakan sebuah mesin bertenaga surya mampu mengubah air seni menjadi air dapat diminum serta pupuk. Teknik ini dikatakan dapat diaplikasikan di daerah-daerah pedesaan dan negara-negara berkembang.

 

Baca Juga: Ambil Sampel Depan Pelabuhan PT IKPP, Air Sungai Siak Tak Layak Mutu

 

Meski ada opsi-opsi lain untuk memproses air buangan, dilansir dari VOA Indonesia, sistem ini telah diaplikasikan di University of Ghent, menggunakan membran khusus.

 

Membran ini dikatakan hemat energi dan dapat digunakan di daerah-daerah yang tidak mendapat pasokan listrik. "Kami bisa mendapatkan pupuk dan air minum dari air seni menggunakan proses yang sederhana dan tenaga surya," ujar peneliti University of Ghent, Sebastiaan Derese.

 

Air seni itu, tuturnya, dikumpulkan dalam sebuah tangki besar, dipanaskan dalam ketel bertenaga surya sebelum dilewatkan ke membran untuk mendapatkan air dan memisahkan senyawa-senyawa seperti potasium, nitrogen dan fosfor.

 

Dengan slogan #peeforscience atau buang air untuk ilmu pengetahuan, tim peneliti tersebut baru-baru ini memasang mesin tersebut pada festival musik dan teater yang berlangsung 10 hari di Ghent, mendapatkan 1.000 liter air kencing dari pengunjung.

 

Klik Juga: 3 Manfaat Minum Air Lemon Panas di Pagi Hari

 

"Targetnya adalah untuk memasang mesin yang lebih besar lagi di stadion-stadion olahraga atau bandar udara, dan juga membawanya ke tempat-tempat terpencil di dunia berkembang tempat pupuk dan air minum yang layak minum kurang tersedia," ujar Derese.

 

Seperti juga proyek-proyek sebelumnya yang melibatkan tim peneliti tersebut, air yang didapatkan dari festival di kota itu akan digunakan untuk membuat salah satu produk Belgia yang paling diminati, bir.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline 

 

Bagi Anda ingin memberikan informasi dan mengirimkan tulisan, silakan dikirim ke: redaksiriauonline@yahoo.com  

disertai identitas tanda pengenal, foto dan nomor telepon Anda.