Polisi Ungkap Spesialis Ranmor L300 dan Taft

Pencurian.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/AZHAR SAPUTRA)
Enoki Mall Pekanbaru Japanese restaurant shabu-shabu, sushi dan Grill

Laporan: Azhar Saputra

 

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Polsek Tenayan Raya membekuk pelaku pencurian tujuh kendaraan roda empat jenis L300 Mitsubishi, Taff Hilline dan Colt Diesel yang sudah di preteli. Pelakunya adalah Yosep Hutapea‎ dan dua rekannya ‎Jefry Pardi dan Poltak Simajuntak, serta dua orang pelaku lainnya, Dian dan Stevanus masih dalam pengejaran.

 

Penjahat spesialis ini ‎sudah memulai aksinya semenjak empat bulan yang lalu. Pengungkapan bermula dari laporan seorang korban, Sutan Achmad (61) pada 2 Agustus 2016 pukul 05.00 WIB yang beralamatkan di Jalan Kamboja I Gg. Kamboja I No.1 Kelurahan Delima Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Korban yang mendapati kendaraan ‎Taft hiline‎ miliknya sudah tidak berada di tempat melapor ke Polsek Tampan.

 

Pengembangan selanjutnnya, Tim Opsnal Polsek Tenayan Raya mendapati aduan dari masyarakat bahwa adanya transaksi Mobil Taft Hiline curian sekitar pukul 13.00 WIB di hari yang sama tepat di bengkel mobil Jalan Sultan Syarif Kasim nomor 36 Kecamatan Limapuluh Pekanbaru yang merupakan milik Yosep.

Baca Juga: Sering Jadi Korban PHP, Janda Ini Tikam Pacarnya Sendiri

 

Polisi mendapati ‎Taft Hiline dan mesin mobil dari merek L300 usai di preteli, disinyalir diperoleh dari hasil kejahatan. Pemilik bengkel diinterogasi dan mengaku mendapatkannya dari Dian dan Ucok tanpa dilengkapi surat-surat dengan harga Rp 10 juta dan L300 Rp 25 juta.

 

Keterlibatan Poltak Simanjuntak dalam aksi ini karena tersangka melakukan pencurian Mobil L300 dan Taft Hiline di wilayah Polsek Tampan sebanyak 3 kali bersama Dian dan Stevanus‎. Tersangka berhasil dipolisikan pada tanggal 3 Agustus 2016 di Jalan Sutan syarif Kasim Kecamatan Limapuluh Pekanbaru.

 

Kapolresta Pekanbaru AKBP Tony Hermawan mengatakan tersangka dijerat Pasal 363 KUHP atas pencurian dengan pemberatan dengan ancaman paling lama 7 tahun penjara dan 480 KUHP dengan ancaman penjara paling lama empat tahun penjara.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline