Aktual, Independen dan Terpercaya

Wow, 756 Ponsel Android Dihancurkan di Pekanbaru

Pemusnahan-Android.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/SUSILO)
Enoki Mall Pekanbaru Japanese restaurant shabu-shabu, sushi dan Grill

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sebanyak 756 telepon seluler pintar berbasis Android berbagai merek dimusnahkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Pekanbaru.

 

Pasalnya, seluruh ponsel itu merupakan ponsel ilegal tanpa kelengkapan dokumen yang sah hingga diharamkan untuk dijual di pasaran.



"Seluruh telepon seluler yang dimusnahkan itu adalah hasil pengungkapan kita pada awal 2016 lalu," kata Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC Pekanbaru, Tri Budi Haryanto, Jumat, 5 Agustus 2016.

Baca Juga: 3,7 Juta Batang Rokok Dibakar di Pekanbaru



Pemusnahan ratusan telepon seluler senilai ratusan juta rupiah pada Kamis (4/8) tersebut dilakukan dengan cara dihancurkan menggunakan palu. Pemusnahan itu sendiri dilakukan di Batalyon Paskhas 462 Pulanggeni Pekanbaru.



Menurut Tri, telepon seluler tersebut merupakan hasil pengungkapan jajarannya yang dilakukan di Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.



Seluruh ponsel dengan sistem penggunaan layar sentuh itu ditangkap saat akan dibawa ke Jakarta melalui jalur ekspedisi.

Klik Juga: Parah, Dua Pelajar Di Bengkalis Digerebek Saat Pesta Sabu



Hasil penelusuran petugas menunjukkan bahwa produk elektronik itu berasal dari Tiongkok yang dibawa ke Pekanbaru melalui Batam.

 

Selain memusnahkan sebanyak 756 ponsel, pada hari ini Bea Cukai Pekanbaru juga turut memusnahkan beragam barang sitaan lainnya seperti 3,7 juta batang rokok, 1.440 tembakau iris, 1.020 botol minuman keras dan belasan karung garmen dengan nilai Rp1,4 miliar.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline