Aktual, Independen dan Terpercaya

Siak Borong Adipura dan Adiwiyata, Pekanbaru Nihil Penghargaan

Piala-Adipura.jpg
(INTERNET)
Enoki Mall Pekanbaru Japanese restaurant shabu-shabu, sushi dan Grill

RIAU ONLINE, SIAK - Tak satu pun sekolah di Kota Pekanbaru, Riau, meraih penghargaan tertinggi sekolah terbersih, Adiwiyata, seperti tahun-tahun sebelumnya.

 

Tak hanya itu, jika selama ini Pekanbaru meraih Piala Adipura, lambang kota terbersih di Indonesia, juga luput. Padahal, selama tujuh tahun berturut-turut di masa kepemimpinan Wali Kota Herman Abdullah, Adipura jadi langganan. 

 

Pekanbaru kalah dari Kota Siak, sebagai Ibukota Kabupaten Siak Sri Indrapura. Siak menerima penghargaan Adipura dari Presiden untuk Perwakilan per Wilayah. Siak juga meraih Piala Adipura untuk Kategori Adipura Buana. Siak juga menerima Plakat Adipura dengan lokasi terbaik berupa Taman Kota. 

 

Baca Juga: Kabupaten Siak Catat Sejarah Gelar Hari Lingkungan Hidup di Luar Istana Negara

 

Kepastian ini diperoleh saat pengumuman pemenang yang diumumkan pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Dunia, Jumat, 22 Juli 2016, di Halaman Istana Siak. Peringatan ini dihadiri langsung Wakil Presiden Jusuf Kalla dan beberapa menteri. 

 

Data yang diperoleh RIAUONLINE.CO.ID dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK), untuk Riau, hanya Kabupatan Siak yang meraih penghargaan di bidang lingkungan. 

 

Piala Adipura Kota Terbersih

 

Untuk Adiwiyata, kategori Adiwiyata Mandiri 2016 oleh Presiden diraih Kepala SMPN 6 Kandis, Kabupaten Siak. Selain itu, kategori Adiwiyata Mandiri 2016 oleh Men LHK dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) diperoleh Kepala SDN 01 Bengkalis dan Kepala SMPN 6 Kandis, Siak. 

 

Sebelumnya, Menteri LHK, Siti Nurbaya mengatakan, Hari lingkungan hidup dunia pertama di luar Istana Negara, tahun 2016, diseelenggarakan di Siak.

 

Klik Juga: Abdul Manan, Petani Sagu Meranti Ini Nominator Kalpataru 2016

 

Kenapa memilih Siak, karena Siak di Provinsi Riau ada persoalan-persoalan menonjol dan menjadi perhatian utama," kata Menteri Siti Nurbaya, Kamis, 21 Juli 2016.

 

Pemerintah pusat, tuturnya, melihat kebakaran, konflik sumberdaya alam, harus diselesaikan langkah-langkah spontan harus dilakukan pemerintah daerah.

 

"Saya dapat laporan dari Bupati Siak (Syamsuar), menyisihkan anggaran untuk lingkungan hidup. Pak Bupati ada tekad dari Pemda Siak untuk menjadi Kabupaten Hijau," jelas Siti Nurbaya.

 



Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline