Aktual, Independen dan Terpercaya


Keras Kepala, Dovizioso Sindir Cara Balapan Rossi

Aksi-Valentino-Rossi-di-GP-Jerman.jpg
(FACEBOOK/VALENTINO ROSSI)
ombudsman

RIAU ONLINE - Kegagalan pebalap nomor wahid yang membela Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, untuk naik podium pada Grand Prix Sachsenring, Minggu, 17 Juli 2016 kemarin, semakin menambah daftar deretan hasil tak memuaskan. 

 

Ini merupakan kegagalan kali kedua, usai terjatuh dan keluar dari arena lintasan pada Sirkuit Assen, Belanda, dua pekan lalu. Padahal, ketika itu, The Doctor sudah memimpin terdepan menyisihkan The Baby Alien, Marc Marquez. 

 

Kali ini, tak hanya terlempar dari podium juara, Rossi justru malah diejek oleh sesama pebalap Italia, usia dan pengalaman jauh di bawah Rossi, Andrea Dovizioso. 

 

Baca Juga: Jalannya Balap MotoGP Jerman, Marquez Sempat Terpuruk Lalu Juara

 

Dovi, panggilan akrab Dovizioso menyindir Rossi sebagai pebalap yang keras kepala, tak mau mendengarkan dan mengindahkan masukan dari tim Movistar Yamaha. 

 

Hasilnya, Rossi harus mengakui keunggulan Marquez yang menjadi kampiun serta Dovi, finish di urutan ketiga. Sedangkan The Doctor harus puas pada posisi ke-8. 

 

Rekomendasi: 

Warga Pekanbaru Berhamburan Keluar Rumah dengar Suara Ledakan Pesawat F16

Sejak Diresmikan 2014, F16 Sudah Dua Kali Kejutkan Warga Riau

 

Dovi menjelaskan, kesuksesannya mengungguli seniornya itu karena ia mendengarkan nasehat serta masukan tim. Penampilan pebalap di GP Jerman, sangat ditentukan strategi pergantian ban. Pasalnya, kondisi lintasan semula basah perlahan-lahan mengering, sehingga pebalap mengganti motornya.

 

Marquez, tuturnya, menjadi contoh pebalap yang sukses dengan strategi pergantian motor. Lain hal dengan Rossi, terkesan memaksakan terus melanjutkan balapan dengan ban basah.

 

Marc Marquez Jawara di GP Jerman

MOTOGP.COM

PEBALAP Tim Repsol Honda, Marc Marquez, dielu-elukan pendukung serta timnya usai menjadi jawara dengan mengalahkan Valentino Rossi di Sirkuit Sachsenring, Jerman, Minggu, 17 Juli 2016.

 

"Tanpa komunikasi dengan tim, Anda akan kesulitan balapan. Pembalap memang merasakan kondisi lintasan, tetapi jika mengalami sesuatu yang dirasa tak ideal, dia harus mengikuti saran dari tim," sindir Dovizioso.

 

Klik Juga: Marquez: Saya Tak Berharap Maaf dari Anda Rossi

 

Dengan finish di urutan ketiga, Dovi berhasil menyumbang podium untuk Ducati sejak Iannone finis di P3 pada balapan di Italia beberapa waktu lalu.

 

Sebaliknya Rossi yang dianggap salah strategi, cuma finis di posisi ke delapan. Rossi sendiri, usai balapan, membantah dirinya mengabaikan tim saat diminta mengganti motornya.

 

Simak berita MotoGP lainnya dengan klik di sini.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline