Aktual, Independen dan Terpercaya


LAM Riau Desak Andi Rachman Atasi Lambatnya Realisasi Anggaran Riau

Ketua-LAM-Riau-Al-Azhar.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/RIZKI KURNIAWAN)

 

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Usai dilantiknya Arsyadjuliandi Rachman sebagai gubernur Riau defentitif oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta dua hari lalu, Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau mendesak kepada gubernur Riau untuk segera mengatasi persoalan prioritas yang kini dialami oleh Riau, terutama oleh masyarakat Riau.

 

Persoalan yang dihadapi Riau paling krusial saat ini menurut Al Azhar adalah persoalan lambatnya realisasi anggaran yang hingga kini masih berada pada kisaran kurang 20 persen. Realisasi anggaran daerah yang merangkak lambat hingga kini menurutnya masih jadi persoalan yang belum terseslesaikan bahkan selama beberapa tahun belakangan.

 

"Semester pertama anggaran sudah hampir habis namun sampai sekarang realisasi anggaran kita masih sangat lambat sekali. Ini yang harus dicari solusinya supaya tak menjadi berdampak buruk. persoalan ini sifatnya multi layer efek jika tak ditanggulangi dengan cepat," kata Al Azhar, Jumat (27/5/2016).

BACA JUGA: LAM Riau Gelar Tepuk Tepung Tawar Sambut Gubernur Riau Baru

 

Selama ini Andi Rachman, sapaan akrab gubernur Riau ini berujar lambatnya realisasi anggaran disebabkan oleh lambatnya kinerja dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berada di bawahnya. Karena ini Azhar mendesak Andi untuk bersikap tegas kepada bawahannya yang lambat bekerja. Bahkan jika perlu copot pimpinan SKPD nya jika memang terbukti ia lalai bertugas.

 

"Ibarat kata orang tua, kalau ada anaknya yang bebal, ya bawa lidi atau rotan kepadanya terus pecut kepadanya supaya tak bebal lagi. Seharusnya itu yang dilakukan oleh Pak Gubernur supaya SKPD nya dapat segera produktif bekerja. Peringatkan mereka secara tegas," ujar tegas Azhar.

KLIK: Jokowi Perintahkan Andi Rachman Jangan Bekerja di Belakang Meja

 

Azhar menyebut masyarakat Riau sampai hari ini sangat merasakan dampak lambatnya realisasi anggaran itu. Katanya, hampir 50 persen perekonomian Riau sangat bergantung pada efektifitas realisasi anggaran yang dilakukan oleh Pemprov Riau.

 

"Masyarakat sudah cukup susah, jangan sampai pemerintah gagal memberikan jaminan kepada masyarakat sehingga masyarakat kehilangan kepercayaan kepadanya," tandasnya.

 

Silakan ikuti terus berita Andi Rachman Jadi Gubernur Riau dengan klik di sini


Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline