Pro Lingkungan, Bank Riau Kepri Berhenti Biayai Industri Kehutanan dan Perkebunan

Kantor-Bank-Riaukepri-Cabang-Siak.jpg
HUMAS BANK RIAUKEPRI untuk RIAUONLINE.CO.ID
DIREKTUR Utama Bank Riaukepri, Irvandi Gustari, saat memberikan kata sambutan dalam peresmian Kantor Bank Riaukepri Cabang Siak, Senin, 21 Maret 2016. Kantor Bank Riaukepri menjadi kantor termegah di Ibukota Siak ini.

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Bank Riau-Kepri berkomitmen tidak akan membiayai industri kehutanan dan perkebunan yang terlibat kebakaran hutan dan lahan.

 

Direktur Utama Bank Riau Kepri, Irvandi Gustari mengatakan langkah itu dilakukan untuk mencegah berkembangnya perusahaan perusak lingkungan.

 

"Hal itu merupakan komitmen bagi Bank Riau Kepri dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan dan sebagai upaya kita mendukung program pro lingkungan," ujar Irvandi, Senin (4/4/2016).

 

Menurut Irvandi, berkembangnya industri perusak lingkungan akan merusak dan memutus rantai ekonomi, seperti yang terjadi selama empat bulan pada tahun lalu. Selama ini, Bank Riau Kepri tidak pernah membiayai perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran.

BACA JUGA: Donor Darah Meriahkan HUT Emas Bank Riaukepri

 

Jika bantuan pembiayaan dilakukan oleh Bank Riau Kepri, menurutnya hal ini dapat memperburuk reputasi Bank Riau Kepri ke depannya. Apalagi menurut Irvandi, Bank Riau Kepri kini tengah memperbaiki reputasinya sebagai Bank Pembangunan Daerah dan Badan Usaha Milik Daerah Riau.

 

"Ini soal perbaikan reputasi dan pencegahan kerusakan lingkungan. Lebih baik tidak usah dibiayai. Direksi bisa menunjang target pencapaian kredit dari sektor lain," pungkasnya.

 

Pria asli Riau ini menjelaskan pihaknya optimis bahwa penyaluran kredit sepanjang tahun 2016 akan tumbuh baik, sehingga menargetkan porsi pertumbuhan sama sebesar 14 persen.

KLIK JUGA: Kepala OJK Riau Ingatkan Bank Riaukepri tak Manja dengan Dana Pemda

 

“Kami targetkan kredit tumbuh sebesar 14 persen sepanjang tahun ini. Untuk mencapai itu, kami sudah siapkan beberapa produk kredit baru yang fokus ke nasabah sektor UMKM,” katanya.

 

Tahun 2015 lalu, Bank Riau Kepri menyalurkan kredit senilai Rp 14 triliun atau tumbuh 14 persen dibandingkan periode sebelumnya yang hanya senilai Rp 12,3 triliun.

 

Saat ini, kebakaran hutan dan lahan terjadi di beberapa wilayah di Sumatera, termasuk wilayah pesisir Riau. Tim Satgas Pemadaman Karhutla terus melakukan pemadaman dengan melakukan waterbombing.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline