Aktual, Independen dan Terpercaya


Ini Alasan Kenapa 15 Hari Heli Puma Terparkir di Lanud

Helikopter-Puma-Padamkan-Karhutla.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/IZDOR)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sudah 15 hari dua helikopter bantuan yang dipinjampakaikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk operasional pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau, tak bisa dipakai. 

 

Helikopter tersebut masih terparkir di Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Pekanbaru. Hingga kini, izin helikopter yang diajukan Badan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, belum juga keluar. 

 

Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger mengatakan, hingga kini ia belum bisa memastikan kapan waktu dan lamanya izin permit dari Kementerian Perhubungan keluar.

 

Baca Juga: Helikopter untuk Penanganan Karlahut Belum Dapat Izin Terbang

 

"Heli dari BNPB itu sudah datang beberapa waktu lalu dan special permit-nya sudah kita masukkan ke Kemenhub sejak 15 Maret lalu. Namun hingga sampai sekarang izinnya belum keluar," ujar Edwar kepada wartawan, Rabu, 30 Maret 2016. 

 

Akibatnya, tutur Edwar, hingga kini heli masih terparkir dan tak bisa digunakan untuk kegiatan patroli karlahut serta water bombing.

 

Izin dari Kemenhub, kata Edwar, merupakan izin pokok harus dikeluarkan. Dengan izin tersebut, barulah BPBD Riau bisa mengurus perizinannya lain.

 

"Itu heli dari luar negeri, makanya harus ada izinnya. Setelah dapat izinnya, baru kita bisa mengurus izin lainnya seperti flight clearing dan security clearing. Itu nanti baru akan dikeluarkan menyusul setelah izin dari Kemenhub keluar," urainya.

 

Edwar berharap izin bisa segera dikeluarkan izin terbang dari Kemenhub, sehingga heli segera dipakai untuk operasi pencegahan karlahut di Riau. Pasalnya, selama ini Satgas Udara merupakan elemen penting dalam upaya pencegahan karlahut.

 

"Kalau sudah keluar pasti heli bisa segera kita operasikan dan kemungkinan titik api di Riau bisa kita tekan hingga nihil. Karena selama ini lahan terbakar kebanyakan jaraknya sangat jauh dan sulit dijangkau Satgas darat," jelasnya. 

 

Klik Juga: Kebakaran Lahan Riau Disebut Ulah Pendatang

 

Heli pinjaman dari BNPB untuk Riau yang telah siap digunakan di Riau adalah heli berjenis MI 8. Nantinya kata Edwar akan datang satu unit heli lagi dari BNPB berjenis MI 171. "Kabarnya pekan ini surat izin dari Kemenhub akan keluar. Tak lama lagi pokoknya," tandasnya.

 

Silakan ikuti berita kebakaran hutan dan lahan dengan klik di sini