Presiden Kasih Target: Saat Sea Games, LRT Palembang Sudah Bisa Dipakai

Presiden-Di-Medan.jpg
(Internet)

RIAU ONLINE, PALEMBANG - Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan LRT (Light Rail Transit) atau kereta api ringan di Palembang, Kamis, (3/3/2016). Proyek yang sudah dimulai sejak 4 bulan lalu itu merupakan kerjasama antara pemerintah pusat dengan daerah.


"September 2015 lalu, Gubernur Sumatera Selatan sampaikan ke saya bahwa di Palembang ini sudah sebagian ruas jalan itu macet. Beliau usul dari airport-kota ada transportasi massal, saya sampaikan saya setuju," kata Presiden sebagaimana disampaikan Tim Komunikasi Presiden, Sukardi Rinakit yang dilansir dari laman resmi Sekretariat Negara.

 

Menurut Jokowi, Pemerintah Daerah menyediakan lahan dan Pemerintah Pusat menyediakan jasa konstruksi. LRT itu sendiri senilai hampir Rp 7 triliun. Hal ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 116 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/ Light Rail Transit di Provinsi Sumatera Selatan yang dikeluarkan pada tanggal 20 Oktober 2015 lalu.

BACA JUGA : Presiden Perintahkan Kepala BNPB Turun Pantau Gempa

 

 

"Kalau kerja bersama dilakukan, pusat dan daerah kerja cepat sekali, Desember kerja konstruksi dari airport ke kota sudah dimulai," ujar Presiden.

KLIK JUGA : Nihil Dibangun Embung Air 60x40 Meter di Bengkalis

 

Untuk jangka pendek, Presiden menargetkan proyek LRT ini selesai sebelum penyelenggaraan Asian Games 2018 di Palembang dan Jakarta. "Kita harapkan sebelum Asian Games sudah selesai. Jangka panjang di semua kota di Indonesia diperlukan karena sudah macet," ucap Presiden. Lebih lanjut, Presiden juga berharap nantinya proyek LRT seperti ini akan dibangun di seluruh kota di Indonesia, dan terkoneksi dengan bandar udara.

 

"Harus ada koneksi antara udara dan darat ke kota. Airport ke kota perlu, tidak ada lagi ruang untuk mobil ke airport," tegas Presiden.