Aktual, Independen dan Terpercaya


Baru Dua Bulan Sudah Terbakar 222,5 Ha di Riau

Padamkan-Api-di-Rimbo-Panjang.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/FAKHRURRODZI)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Baru dua bulan di tahun 2016, sudah habis terbakar 222,5 hektare lahan. Peringatan dan ancaman disampaikan Presiden Joko Widodo kepada masing-masing komandan TNI dan kepala Polri di masing-masing tingkatan, tampaknya belum bisa menekan itu.

 

Data dirangkum Polda Riau, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di 7 kabupaten dan Kota. Antara lain, Kabupaten Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Rokan Hilir, Indragiri Hilir dan kota Dumai. 

 

Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Selasa, 1 Maret 2016 menjelaskan, dari seluruh daerah paling parah Karhutlanya terdapat di Kabupaten Bengkalis, Pelalawan dan Siak.

 

(Baca Juga: Gara-gara Gengsi dan Takut Gagal, Bupati Enggan Tetapkan Status Darurat Asap

 

Di ketiga kabupaten tersebut, rata-rata luas lahan gambut terbakar mencapai 50 hektare. Sisanya, kebakaran lahan terjadi di kabupaten lainnya.

 

"Ada 48 titik kebakaran berada di lahan milik masyarakat dan tiga titik kebakaran berada di lahan milik perusahaan. Kebakaran tersebut didominasi terjadi di kawasan gambut," kata Guntur.

 

Meski begitu, Polda Riau terus mengerahkan kekuatan dari masing-masing Polres hingga jajaran Polsek guna memadamkan api.

 

Hingga kini, ratusan personil polisi terjun ke lokasi lahan yang terbakar, ditambah dengan aparat TNI, pemerintah daerah, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan lainnya.

 

Selain pemadaman, Polda Riau dibantu TNI, kini tengah disibukkan dengan pembuatan sekat kanal berfungsi menahan air, sehingga lahan gambut tetap lembab.

 

"Target kita sekitar tiga ribuan sekat kanal dibangun di titik rawan kebakaran lahan, baik permanen atau non permanen," kata Guntur optimistis. 

 

Dari target itu, Polda Riau dan jajaran sudah berhasil membangun 384 sekat kanal non permanen di lahan-lahan tersebut berada di Kabupaten Siak, Inhu, Inhil, Pelalawan, Rohil, Bengkalis, Kampar, Rohul, Kepulauan Meranti. dan Kota Dumai. 

 

(Klik Juga: Bupati Bengkalis: Ada Petinggi Perusahaan Jadi Tersangka Pembakar Lahan

 

"Saat ini pembangunan kanal masih berlangsung. Selain itu sejumlah personil juga sedang melakukan pemadaman kebakaran lahan HTI di Bengkalis," pungkas Guntur.

 

Silakan ikuti berita kebakaran hutan dan lahan dengan klik di sini


Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline