ÔĽŅ

Kecewa Dengan Lion Air, Curhatan Penumpang Ini Jadi Sorotan Netizen

RIAU ONLINE, JAKARTA - Maskapai Lion Air kembali mendapat komplain keras dari penumpangnya. Akun Kartini Kongsyahyu di laman Facebook membeberkan pengalaman buruknya terbang menggunakan maskapai Lion Air. Curhatan tersebut di-posting pada Senin 28 Desember dan mendapat 6.585 shares, 43 likes dari para netizen yang membacanya.

 

Cerita Kartini dimulai saat ia ingin pulang ke Makassar dari Denpasar. Dijadwalkan berangkat pukul sembilan malam, pesawat mengalami delay hingga tiga jam. Tengah malam, Kartini beserta suami dan anak akhirnya bisa berangkat.

 

Saat terbang, di dalam pesawat, Kartini mendengar suara gemuruh yang kencang. Awalnya ia mengira itu adalah hujan, namun ketika ia tengok keluar, tak ada tanda hujan saat itu. (Baca Juga: (Klik Juga: BI Pastikan Layanan Perbankan Lancar Selama Natal dan Tahun Baru) 

 

"Nah, saat lepas landas mulai terdengar suara aneh, suara gemuruh keras seperti bunyi 10 vacum cleaner atau 20 hair dryer dinyalakan bersamaan, awalnya saya pikir bunyi suara hujan, tapi saat saya melihat keluar jendela ternyata cuaca agak sedikit berawan, dan pesawat agak sedikit berguncang. Saya mulai tidak tenang dan curiga, selama saya traveling tidak pernah sekalipun saya mendengar suara ribut gemuruh seperti itu sebelumnya, firasat saya mengatakan ada yang salah," ungkap Kartini dalam curhatannya.

 

Saat berguncang, Kartini juga melihat lampu di luar pesawat terus menyala tanda bahaya. Kartini pun kaget bukan kepalang, saat pesawat akhirnya kembali landing ke Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

 

Merasa tak enak hatri, Kartini memutuskan untuk turun walaupun diancam oleh pramugara bahwa tiket yang dibeli akan hangus. Namun Kartini dan beberapa penumpang lainnya tak bergeming, mereka tetap turun.

 

"Dan alangkah kagetnya saya saat turun di landasan sudah stand by mobil SAR! Ternyata kerusakan yang terjadi ada di pintu depan pesawat yang tidak bisa tertutup rapat, itulah penyebab suara bising badai yang saya dengar sedari pesawat tinggal landas! Bisa anda bayangkan kalau tekanan udara kuat, maka bisa membuat kabin pesawat hancur seketika, semua penumpang akan beterbangan di langit malam Bali!," ungkap Kartini.

 

Kartini dan penumpang lain, akhirnya memutuskan untuk tak melanjutkan perjalanan dengan Lion Air. Ia pun mengungkapkan bahwa Lion Air pantas diganjar sebagai maskapai terburuk sedunia.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline