Tagih Janji Jokowi Berikan Lahan Untuk Warga Riau

Jokowi-saat-Dialog-dengan-Warga-Indonesia-di-AS.jpg
(VOA)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) mempertanyakn janji Presiden Joko Widodo tentang rencana pemberian lahan untuk rakyat di Riau. Janji ini kerap kali diteriakan Jokowi saat kampanye jelang pemilihan Presiden RI beberapa waktu lalu.

 

Presiden Joko Widodo menjanjikan 12,7 juta hektar tanah akan diberikan untuk rakyat di seluruh Indonesia. Lahan tersebut nantinya bisa digunakan oleh masyarakat sebagai perkebunan dan pertanian mandiri.

 

Wakil Koordinator Jikalahari, Made Ali mengatakan untuk Riau jatah yang disiapkan lebih sedikit karena terbatasnya jumlah lahan bebas yang masih bisa dikelola. "Untuk kita di Riau, kalau tak salah kita diberi sekitar 4000 hektar," ujar Made Ali, Selasa (22/12/2015) siang. (BACA: Beda Pengelolaan Hutan Indonesia dengan Finlandia)

 

Menurut Made rencana ini harus terus didesak supaya cepat direalisasikan. Karena menurut Made selama ini lahan di Riau sebagian besar hanya dimonopoli oleh 2 orang pengusaha besar. Dan itu jelas melanggar Pasal 33 tentang penggunaan sumber daya untuk kemakmuran rakyat.

 

"Ada sekitar 2,2 juta hektar lahan di Riau yang kini hanya dimiliki oleh 2 orang, yaitu pemilik Perusahaan APP dan APRIL Grup. Bayangkan saja jika lahan yang dimiliki oleh dua orang ini dikembalikan kepada rakyat, dimana letak kerugiannya sehingga rakyat harus takut untuk menjadi pengangguran karena perusahaan ini ditutup?" tukas Made. (LIHAT: Komitmen Korporasi HTI Hanya Untuk Pencitraan)

 

Made menepis sangkaan dari para pemilik perusahaan ini yang mengatakan jika perusahaan mereka ditutup maka akan terjadi banyak PHK yang dilakukan dan akibatnya akan terjadi lonjakan pengangguran besar-besaran. "Itu hanya bagian dari strategi mereka saja," imbuh Made.

 

Made mengatakan lahan untuk rakyat merupakan tujuan jangka panjang yang ingin dicapai oleh Jikalahari. "Pada akhirnya ini merupakan salah satu tujuan jangka panjang yang ingin kita capai," tandasnya.