Aktual, Independen dan Terpercaya


Aktivitas Bandara Pekanbaru Kembali Normal

PILOT-BANDARA.jpg
(INTERNET)

RIAUONLINE, PEKABARU - Aktivitas penerbagan di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru kembali normal menyusul kondisi udara terus membaik dari gangguan kabut asap. Sejumlah maskapai telah menjadwalkan penerbagan di Bandara Pekanbaru, baik kedatangan maupun keberangkatan.

 

Duty Manajer Bandara SSK II, Pekanbaru Hasnan menyebutkan, sebanyak 42 penerbagan kembali beroprasi dari total 70 penerbagan. "Bandara sudah normal, sudah banyak pesawat yang menjadwalkan terbang lagi," kata Hasnan. (KLIK: Mensos Beri Santunan Korban Asap Sebesar Rp15 Juta)

 

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Goefisika stasiun Pekanbaru menyebutkan, satelit Tera dan Aqua masih memantau pertumbuhan titik panas di sejumlah wilayah Sumatera mencapai 198 titik. Jumlah tersebut jauh meningkat dari hari sebelumnya 130 titik. Sumatra Selatan masih menajdi daerah penyumbang titik panas terbanyak mencapai 117 titik. "Titik panas terpantau pukul 05.00 pagi," kata Kepala BMKG stasiun Pekanbaru, Sugarin Widayat.

 

Menurut Sugarin, sejumlah titik panas juga muncul di Lampung mencapai 27 titik, disususl Jambi 20 titik, Sumatera Barat dua titik, Sumatera Utara satu titik dan Bengkulu satu titik. Sedangkan wilayah Riau terpantau lima titik panas yang tersebar di Indragiri Hulu dua titik dan Indragiri Hilir satu titik. "Tingkat kepercayaan di Riau di atas 70 persen atau tiga titik panas," ujarnya. (BACA: Pasar Kerajinan Rotan Masih Dalam Provinsi)

 

Sugarin menjelaskan, secara umum kondisi cuaca wilayah Riau cerah berawan. Peluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang disertai petir dan angin kecang masih terjadi hampir merata di seluruh wilayah Riau. "Terutama bagian pesisir timur, utara dan barat," jelasnya.

 

Kabut asap sisa kebakaran hutan dan lahan berangsur hilang di sejumlah wilayah Riau menyusul hujan deras terus mengguyur Riau lima hari belakangan. Jarak pandang di beberapa daerah terus membaik seperti Pekanbaru 7 Kilometer, Dumai 5 Kilometer, Dumai 5 Kilometer dan Pelalawan 5 Kilometer.