Aktual, Independen dan Terpercaya


Sederet Politikus Ini Nyeberang ke Kubu Jokowi

Deddy-Mizwar.jpg
(Suara.com)


RIAU ONLINE - Beberapa kader Partai Demokrat (PD) ditarik masuk ke tim sukses Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Hal ini membuat PD geram. Berikut sederet politikus yang memutuskan bergabung dalam timses kubu sang petahana.

Secara mengejutkan Deddy Mizwar (Demiz) ditunjuk menjadi salah satu juru bicara pasangan Jokowi-Ma'ruf. Menurut PPP, penunjukan Demiz yang tercatat sebagai kader PD bukanlah keputusan yang tiba-tiba.

"Ini sebetulnya tidak mendadak, tidak tiba-tiba baru kemarin, komunikasinya sudah lama. Dan sejauh ini memang sambutannya positif. Beliau mengatakan kesediaannya begitu. Ya, itu yang disampaikan teman-teman yang berkomunikasi dengan Kang Demiz. Ya sudah, kita masukkan," ujar Sekjen PPP Arsul Sani, seperti dilansir dari detik.com, Jumat, 31 Agustus 2018.

Baca Juga: Kader Demokrat, Tapi Deddy Mizwar Jadi Jubirnya Jokowi-Maaruf

Selanjutnya adalah Ketua DPD PD Jatim, Soekarwo. Ia menyatakan berdasarkan hasil survei, mayoritas pengurus PD Jatim mendukung Jokowi. Kendati begitu, ia mengaku tidak ada perbincangan politik yang dilakukannya dengan timses Jokowi.

"Jadi yang benar itu, DPP mengeluarkan edaran suruh ngecek aspirasi kepada dua calon itu ke mana. Di Jawa Timur, 157 (pengurus) itu mendukung Jokowi dan 56 itu ke Prabowo," kata Soekarwo.

Kemudian, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) yang juga menyatakan diri mendukung Presiden Joko Widodo lanjut dua periode. Seperti diketahui, TGB adalah anggota Majelis Tertinggi PD.

Klik Juga: Dukung TGB Jadi Capres 2019, Sahabat TGB Riau Gelar Deklarasi

Terakhir adalah Ketua DPD PD Papua, Lukas Enembe. Secara lantang, Lukas mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin meski partainya masuk koalisi Prabowo-Sandiaga. Bahkan, Lukas menyatakan siap dipecat atas sikapnya yang berlawanan itu.

"Kalau dipecat, tidak ada masalah," ucap Lukas.

Lebih dari itu, Lukas juga menyeru seluruh kader Demokrat Papua memberikan dukungan kepada Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Saya sudah lapor kepada Sekjen Hinca Pandjaitan bahwa kali ini saya keluar dari barisan untuk mendukung Jokowi. Sikap kita sudah jelas," tuturnya.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id