Pangkalan Banjir, Jalan Lintas Sumbar-Riau Putus

Banjir-di-Pangkalan-50-Kota.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/ISTIMEWA)

RIAU ONLINE, PANGKALAN 50 KOTA - Jalur Lintas Sumatera menghubungkan Provinsi Sumatera Barat dan Riau, Jumat pagi, 3 Maret 2017, putus akibat meluapnya sungai di Pangkalan 50 Kota. 

Air Sungai Pangkalan mulai meluap sejak Jumat dinihari, usai beberapa hari ini hujan dengan intensitas tinggi turun di bagian hulu, kaki Bukit Barisan. Jalur Sumbar-Riau putus total dengan jalan yang tenggelam sepanjang 10 kilometer. 

"Banjir telah genangi jalan dengan ketinggian 80 sentimeter hingga 1 meter. Hingga pagi ini, hujan masih deras turun di Pangkalan. Jalan sudah putus. Kami tak bisa kemana-mana, terjebak di SPBU Pangkalan," kata Yoga Nanda. 

Baca Juga: Banjir Masuk Ke Dalam Masjid Pangkalan 50 Kota, Waduk PLTA Kotopanjang Siaga

Yoga menceritakan, ia berangkat dari Pekanbaru, Kamis malam, 2 Maret 2017, pukul 23.00 WIB. Setibanya di Pangkalan, sekitar pukul 02.00 WIB, istirahat sejenak, air ketika itu sudah mulai genangi jalan lintas Sumbar-Riau. 

Banjir Tenggelamkan Jalan Lintas Sumbar-Riau

SUNGAI di Ibukota Kabupaten 50 Kota, Pangkalan, meluap mengakibatkan jalan lintas Sumatera Barat-Riau putus dengan panjang 5-10 kilometer, Jumat, 3 Maret 2017. Kondisi serupa juga pernah terjadi tahun awal Febaruari 2016 silam. 

Sejam kemudian, pukul 03.00 WIB, SPBU satu-satunya di Pangkalan 50 Kota, sebelum Rangkiang terserbut, sudah penuh sesak dengan mobil.

Saat hari mulai terang, pukul 06.00 WIB, Yoga dan keluarga hendak keluar dari SPBU kaget melihat jalan sudah tak bisa terlihat, tertutup banjir. 

"Ketika itu saya bertanya, ada apa ini? Kok mobil penuh sesak. Longsor mungkin. Namun ternyata banjir, air sungai sudah meluap. Masjid Raya Pangkalan sudah kena banjir," jelas Yoga. 

Mobil Terjebak di SPBU Pangkalan

MOBIL-MOBIL tak bisa keluar dan melanjutkan perjalanan usai terjebak banjir yang merendam Jalan Lintas Sumatera Barat-Riau, di Pangkalan, 50 Kota, Jumat, 3 Maret 2017.

Ia juga menjelaskan, rumah penduduk di kiri kanan SPBU, juga sudah tenggelam oleh air dengan ketinggian lebih dari semeter. Kondisi ini semakin parah, jika hujan pagi ini berlangsung hingga sore atau bahkan malam hari. 

Klik Juga: Kumpulan Berita Banjir Pangkalan

"Warga mengatakan, jika banjir seperti sekarang ini, ketinggian 1 meter, sore sudah mulai surut, Namun, pagi ini masih hujan lebat, kalau ini terus terjadi, maka air baru surut nanti malam atau pagi besok," tuturnya. 

Simak berita Banjir Pangkalan lainnya dengan klik di sini.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline