Aktual, Independen dan Terpercaya


Gedung Baru KPK Senilai Rp 315 Miliar Diresmikan

RIAU ONLINE, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengadakan soft launching gedung baru yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Gedung baru 16 lantai tersebut berdiri di lahan seluas 36.629 meter berasal dari APBN sebesar Rp 315 miliar.

 

"Sejak 2013, DPR menyetujui untuk membangun gedung dengan total Rp 315 miliar menggunakan APBN dan dilakukan dalam beberapa tahap," kata Pelaksana harian Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati seperti dikutip dari laman republika.co.id, Selasa (29/12/2015).

 

Skema bertahap pembangunan, jelas Yuyuk, tahap pertama Rp 209 miliar, serta tahap kedua pada tahun 2015 kontrak pembangunannya Juni sampai Desember sebesar Rp 99 miliar. "Sisanya 6,5 (miliar) tahun ke depan pada 2016," kata Yuyuk.

 

"Hari ini gedung baru itu akan diresmikan oleh Presiden Jokowi. Sejumlah pejabat negara dan mantan pejabat negara dan komisioner KPK juga hadir di peresmian pagi tadi," tegasnya.

 

Yuyuk mengatakan, gedung baru tersebut terletak tidak jauh dari gedung lama yaitu di Jalan Kuningan Persada, Kavling C4, Jakarta Selatan. Nantinya, kata Yuyuk, tiga konsep itu yang akan diberlakukan KPK dalam menjalankan aktivitas kesehariannya.

 

"Konsep yang akan kita gunakan itu Secure, Smart and Green untuk memenuhi kebutuhan KPK, untuk keamanan dari KPK, untuk IT-nya, juga ramah lingkungan," ujar Yuyuk.

 

Yuyuk menambahkan, gedung baru KPK itu akan dioperasikan pada Maret 2016 mendatang. Gedung baru KPK memiliki 16 lantai yang sebagian lantainya hanya khusus digunakan untuk para pegawainya.

 

"Ada 16 lantai, lantai operasional yang bisa diakses oleh pegawai itu lantai empat sampai 16, sedangkan lantai tiga ke bawah itu untuk publik," katanya.

 

Selain itu, gedung baru KPK diatas lahan seluas 8.663 meter itu, lanjut Yuyuk, memiliki ruang pemeriksaan dan ruang tahanan lebih banyak dibandingkan dengan gedung KPK yang lama. Sehingga, nantinya dapat memudahkan pegawai KPK dalam menjalankan tugas.

 

"Ruang pemeriksaan lebih banyak dari yang kemarin, sudah dilengkapi ruang tahanan," ujarnya.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline