Aksi Asap Mahasiswa Berujung Ricuh

Demo-Mhs-Unri.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/SUCI AULYA)

RIAUONLINE, PEKANBARU – Aksi lempar batu mewarnai demonstrasi asap di depan kantor gubernur Riau. Aksi mahasiswa Fakultas Hukum dan Fisip Universitas Riau berujung bentrok. Mahasiswa tidak terima dua rekannya dipukul Satuan Polisi Pamong Praja saat berusaha mendobrak gerbang Kantor Gubernur Riau. Senin (7/9/2015) siang.

 

Mahasiswa mendesak Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menemui massa. Namun mahasiswa justru mendapat pukulan dari Satpol PP.

 

Koordinator Aksi dari Fisip Musa Ali Sanda mengaku tidak terima perlakuan Satpol PP yang memukul mahasiswa Fisip ketika meminta dihadirkan Plt Gubernur Riau menemui massa aksi.

 

“Yang mulai melakukan kontak fisik itu para Satpol PP yang memukul kaki dua anggota saya di kakinya, maka wajar saja ketika kawan-kawan yang lain menjadi kalap dan hendak melakukan serangan balik kepada Satpol PP,” tegas Musa kepada RIAUONLINE.CO.ID.

 

Koordinator Aksi dari Mahasiswa Hukum Suherdiansyah megatakan sejak awal aksi yang mereka gagas adalah aksi damai, bukan aksi anarkis.

 

“Kami dengan kawan-kawan dari Hukum tidak merencanakan aksi anarkis seperti yang terjadi sekarang ini. Kami hanya hendak menyampaikan aspirasi secara damai dan santun. Sudah itu saja. Makanya ketika sudah anarkis seperti ini kami harus menarik diri,” ucapnya dengan mengenakan almamater biru langitnya.

 

Aksi yang digelar di depan Kantor gubernur Riau ini sebagai bentuk ketidakpuasan massa atas kinerja pemerintah pusat dan daerah. Pemerintah dinilai tidak mampu menanggulangi asap yang sudah terjadi selama 18 tahun ini.

 

Mahasiswa menuntut kepada pemerintah untuk mencabut izin perusahaan pembakar lahan. Dan menuntut pemerintah supaya menghilangkan asap di Riau ini dalam waktu dekat. Massa aksi mengancam akan melakukan demonstrasi yang lebih besar apabila tuntutan mereka kepada pemerintah tidak dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

 

Tiga mahasiswa terluka, pot bunga disekitar gerbang kantor gubernur pecah. Sampah berserakan di mana-mana.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline