Pabrik Perakitan iPhone Diduga Gunakan Komponen Bermasalah

Iphone.jpg
(Internet)

RIAU ONLINE - Apple dilaporkan telah menghentikan aktivitas produksi di salah satu pabrik perakitan iPhone di Kunshan, Cina, setelah pabrik tersebut diketahui menggunakan komponen bermasalah.

Seperti diwartakan Suara, Minggu 18 Maret 2018, pabrik yang bermasalah itu dimiliki oleh Winstron. Sementara komponen yang bermasalah itu berhubungan dengan fitur antiair pada iPhone 8.

Belum diketahui apakah Apple akan memberikan sanksi kepada Winstron. Yang pasti, pengiriman iPhone 8 diprediksi cukup terganggu atas masalah ini.

Isu tersebut juga membuat Winstron kehilangan kepercayaan dari para investor. Tercatat, saham winstron turun lebih dari 5 persen di Bursa Efek Taiwan.

Ketika dikonfirmasi, Winstron membantah isu tersebut. Menurut mereka, aktivitas produksi berjalan normal dan Apple masih mempercayakan perakitan iPhone ke mereka.

Jika dilihat secara keseluruhan, Winstron sebenarnya hanyalah pemain kecil dalam rantai pasokan iPhone 8. Mereka hanya merakit sebagian kecil model iPhone. Pemain utama dalam perakitan iPhone tetap Foxconn, yang memproduksi sekitar 80 persen ponsel pintar Apple.

Meskipun demikian, Wistron adalah pemain yang sedang tumbuh di ekosistem Apple. Tahun lalu, mereka mulai memproduksi model iPhone SE di India di sebuah pabrik di Bangalore. Handset ini merupakan langkah penting bagi Apple saat mencoba memperluas pasarnya di India.(2)