Aktual, Independen dan Terpercaya


Ilmuwan Ini 12 Tahun Tidak Mandi, Tubuh tak Bau

David-Whitlock.jpg
(CBS BOSTON VIDEO CAPTION)

RIAU ONLINE - Anda tak akan percaya jika ilmuwan ini sudah 12 tahun tidak mandi-mandi. Lalu apakah ia bau seperti orang-orang yang tak pernah mandi? Ternyata tidak. Apa resepnya? Inilah caranya sehingga selama 12 tahun tak mandi tetap tak bau. (Baca Juga: Lembaga HAM: Islamphobia Jadi Alasan Krisis Pengungsi

 

Dave Whitlock, demikian nama ilmuwan itu, ternyata ia merupakan pendiri AOBiomw. Ia juga lulusan MIT Jurusan Kimia, perguruan tinggi favorit di Amerika Serikat. (Klik Juga: Luar Biasa. Inilah Animator Ant-Man Asal Indonesia

 

Dave terakhir mandi 12 tahun lalu. Untuk menjaga tubuhnya tetap bersih ia selalu menyemprotkan bakteri hidup ke kulitnya sebanyak dua kali sehari. Ia mengatakan, jenis mikroorganisme ini adalah seperti peliharaan pribadinya. (Baca: Tiga Jam SAR Turunkan Tentara Malaysia dari Pohon)

 

Mikroorganisme tersebut akan menggerogoti keringatnya, sel-sel mati, bahkan minyak alami dikeluarkan tubuh Dave. Mikroorganisme ini akan menjaganya terhindar dari bau busuk apapun ketika berpesta. (Lihat: Amerika Pulangkan Badak Sumatera ke Habitatnya

 

Dengan kondisi ini, orang-orang tidak akan pernah menyangka jika Dave whitlock tidak pernah mandi selama lebih dari satu dekade. Melalui AOBiome, perusahaan didirikannya, ia mencoba meyakinkan orang lain untuk mencoba perawatan rutinitasnya. (Baca: AS Dituntut Minta Maaf Terlibat G30S/PKI

 

Mother Dirt

 

Membuat dan menjual AOBiome yang ia sebut Mother Dirt AO + Mist pada dasarnya adalah bakteri dikemas dalam botol. Insinyur kimia ini mengatakan semua bakteri itu baik. (Klik Juga: Alat Berat (Crane) Roboh di Masjidil Haram, Timpa Jemaah Haji

 

Hanya dengan menyemprotkan makhluk mikro itu ke kulit dua kali sehari, Anda tidak perlu lagi mandi. Alasannya, tubuh Anda akan berhubungan kembali dengan alam pada dasarnya menjaga diri tetap bersih. (Lihat Juga: Tiba di Eropa, Pengungsi Muslim Rela Pindah Agama

 

"Kebersihan modern yang alami dari mikrobiosme kulit terutama mempengaruhi AOB (bakteri pengoksidasi amonia)," kata Dave Whitlock dalam sebuah wawancara baru-baru ini dikutip dari news.softpedia.com

 

"Dengan mengembalikan tingkat AOB yang sesuai, kami percaya dapat mempengaruhi berbagai kondisi kesehatan manusia," tambahnya, seperti dikutip oleh Oddity Central.

 

Bagi mereka yang melakukan mandi bukan karena ingin tetap bersih tapi karena suka merasakan air panas pada kulit mereka, AOBiome menawarkan shampo dan shower gel ramah bakteri. (Tonton: (Video) Detik-detik Jelang Jatuhnya Crane di Masjidil Haram

 

Perusahaan berjanji bahwa setelah menggunakan produk mereka, pelanggan akan melihat bahwa mereka tidak perlu menggunakan banyak deodoran dan pelembab.

 

Itu karena, dengan bakteri baik yang berkembang pada kulit mereka dan menjaga tubuh semua bagus dan rapi, perlengkapan mandi modern cukup banyak akan menjadi usang. David Whitlock mengatakan mandi setiap hari itu tidak masuk akal. (Baca: Peneliti Temukan Spesies Baru Manusia

 

Beberapa mungkin akan berpikir bahwa dia gila karena mengusulkan bahwa kita semua mulai menyemprotkan bakteri kekulit kita, tapi insinyur kimia ini berpendapat bahwa orang- orang yang mandi setiap hari itu petunjuk yang sedikit untuk tubuh manusia bekerja. (Baca: Pesawat Hercules yang Jatuh Hasil Barter Agen CIA

 

Ilmuan mengatakan tidak ada bukti apapun bahwa mandi setiap hari menguntungkan dengan cara apapun. Oleh karena itu, tidak masuk akal bahwa ribuan orang telah membuat kebiasaan yang setidaknya sekali sehari.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline