Apel Disebut Lebih Memberi Energi Ketimbang Kopi, Ini Penjelasannya

Buah-Apel-dan-Tomat.jpg
(Internet)

 

Tidak sedikit orang yang memilih meminum secangkir kopi di pagi hari untuk menambah energi sebelum berkutat dengan pekerjaan yang membuat pusing. Namun, ada juga yang lebih memilih apel.

Bagi sebagian orang, terutama mereka yang sedang dalam program menurunkan berat badan, umumnya akan memilih apel untuk menambah energi mereka dalam menjalani hari.

Namun, apakah benar apel lebih bisa memberi energi daripada secangkir kopi? Berikut penjelasannya, seperti dilansir dari Livestrong.

Kopi

Satu cangkir kopi mengandung sekitar 95 miligram kafein yang berfungsi sebagai stimulan bagi otak dan sistem saraf Anda.

Stimulasi itu mungkin membuat Anda merasa lebih berenergi, tetapi kopi sebenarnya tidak benar-benar memberi energi pada tubuh. Nyatanya, secangkir kopi hanya mengandung 2 kalori (jika tanpa gula atau karbohidrat lain).

Jika Anda menambahkan susu, gula, atau krimer, kalori di dalamnya akan memberi Anda sedikit tambahan energi. Meski begitu, apel masih akan memberikan energi yang jauh lebih banyak.

Misalnya, 1 sendok makan creamer kopi rasa saja hanya mengandung sekitar 20 kalori dan 3 gram karbohidrat.

Apel

Buah satu ini tidak memberikan stimulasi yang bisa dilakukan oleh kopi. Namun, apel justru memberi energi lebih banyak pada tubuh sekaligus menstabilkan gula darah.

Satu buah apel mengandung kalori dan karbohidrat, serta vitamin, dan mineral.

Apel berukuran sedang mengandung sekitar 25 gram karbohidrat dan 95 kalori. Buah ini juga mengandung sekitar 4 gram serat sehingga membantu Anda merasa kenyang dan berenergi lebih lama.

Artikel ini lebih dulu tayang di Suara.com dengan judul: Benarkah Apel Lebih Memberi Kita Energi daripada Kopi? Ini Penjelasannya!