Aktual, Independen dan Terpercaya


Inilah Persiapan RSJ Tampan Mendata Pemilih Sakit Jiwa

Orang-Sakit-Jiwa-di-Yayasan-Tunas-Bangsa.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/AZHAR SAPUTRA)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Direktur Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau, dr Hazhelli Juita mengatakan, baru satu Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru mengajak kerja sama terkait pendataan pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Padahal, Pemilihan Umum 2019 tinggal hitungan hari, Rabu, 17 April 2019 digelar secara serentak. Hingga hari ini, baru KPU Kota Pekanbaru menghubungi pihak RSJ Tampan untuk mendata ODGJ di Pemilu mendatang.

"ODGJ tersebut sudah termasuk dalam jumlah pemilih di Provinsi Riau. Bertambah 151.122, atau 4,07 persen melalui Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) 2 melalui rapat pleno rekapitulasi di kantor KPU Riau, Selasa, 13 November 2018 silam," kata Direktur RSJ Tampan, Hazhelli Juita, Senin, 28 Januari 2019. 

Baca Juga: 

Orang Gila Tetap Dapat Hak Suara, KPU Siapkan TPS Dekat RSJ Tampan

Gerindra Riau: Orang Gila Nyoblos, Mengada-Ada Saja

Pada Pemilu 2019 ini, KPU memutuskan pemilih Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) diperbolehkan menyalurkan hak politiknya. Ini memunculkan polemik berkepanjangan hingga sekarang. 

Ia menjelaskan, usai KPU melakukan pendataan, barulah diiringi dengan keterlibatan RSJ Tampan bertugas memeriksa pasien mengidap gangguan jiwa.

"Untuk data awalnya itu dari KPU. Kalau sudah lengkap dan ada, baru tugas kita akan memeriksanya," imbuhnya.

Alasannya, kata Hazellli Juita, mengingat keterbatasan anggaran RSJ Tampan miliki, jika harus terlebih dahulu memeriksa seluruh ODGJ yang dianggap tepat untuk melakukan pencoblosan pada hari H.

"Alasannya karena tidak mungkin seluruh ODGJ kita periksa. Biaya besar dan anggota yang turun jadi lebih banyak untuk diperiksa. Jadi kalau sudah ada penetapan baru bisa kita masuk," jelasnya.

Setelah diperiksa, ODGJ yang lulus akan mendapatkan surat keterangan untuk memberikan suaranya. Selain itu, penerima surat juga tidak semua ODGJ, tergantung dari gangguan jiwa dialami.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE 

Follow Twitter @red_riauonline

Subscribe Channel Youtube Riau Online

Follow Instagram riauonline.co.id