Habis Sahur Jangan Tidur, Bahaya

Tidur.jpg
(INTERNET)

 

RIAU ONLINE - Tahukah Anda? Ada bahaya untuk tubuh jika terbiasa tidur setelah sahur. Tidur sehabis sahur, menurut ilmu kedokteran tidak boleh dilakukan. Mengapa demikian?

 

Setelah mengkonsumsi makanan, sistem pada pencernaan membutuhkan waktu untuk mencerna makanan dan menyerap nutrisi makanan dengan baik.

 

Nasi atau kentang memang merupakan jenis makanan yang bisa dicerna dengan mudah, namun beberapa jenis makanan seperti daging dan makanan gorengan butuh waktu karena lama untuk dicerna.

 

Dilansir dari KlikDokter.com, saat tidur, sistem pencernaan akan melambat. Kondisi tersebut dapat menimbulkan beberapa penyakit. Diantaranya adalah:

BACA JUGA: Begini Cara Cegah Bau Mulut Saat Berpuasa

 

Nyeri Ulu Hati

 

Tak dapat dipungkiri, sangat nyaman rasanya saat tidur terlentang setelah makan. Namun, hal ini justru membuat sistem perncernaan sulit untuk bekerja.

 

Terkadang akan menimbulkan rasa nyeri panas di daerah ulu hati. Ini disebabkan adanya peningkatan asam lambung. Rasa panas bisa menyebar ke dada dan tenggorokan sehingga dapat mengganggu tidur dan dapat memicu timbulnya penyakit GERD dan maag.

 

Refluks

 

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) merupakan penyakit yagn timbul akibat kelemahan dari katup antara lambung dan kerongkongan. Kondisi ini dapat menyebabkan asam lambung naik ke dalam kerongkongan dan menimbulkan gejala rasa terbakar di dada. Jika Anda sudah memiliki GERD maka langsung tidur setelah makan dapat memicu timbulnya hal ini.

 

Jadi, tidur sehabis sahur atau setelah berbuka puasa dapat memicu beberpa penyakit, dari refluks, konstipasi hingga lambung. Sebaiknya, berikan jarak 1-2 jam untuk tidur lagi.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline