Astaga, Pria Ini Dinyatakan Tak Bersalah Setelah 32 Tahun Mendekam di Penjara

WILSON-BEBAS.jpg
(SKY NEWS)
ombudsman

RIAU ONLINE - Seorang pria akhirnya dibebaskan setelah menjalani hukuman penjara selama 32 tahun untuk kesalahan yang tidak pernah ia akui. Andrew Wilson (62) tidak pernah berhenti menyerah dan meyakini bahwa ia akan dibebaskan.

Wilson dibebaskan dari penjara Los Angeles, Amerika Serikat, Rabu, 15 Maret 2017, setelah hakim memutuskan bahwa Wilson tidak melakukan tindak pembunuhan seperti yang didakwakan selama ini. Dalam beberapa pekan kemudian, Wilson akan resmi bersih dari tuduhan tersebut.

Wilson dijatuhi hukuman atas tuduhan perampokan dan pembunuhan terhadap seseorang bernama Christopher Hanson. Tindakan yang didakwakan kepada Wilson dilakukan pada 21 tahun silam. Saat itu, Hanson tengah berada di dalam mobil bersama kekasihnya, mobil diparkir di pusat Los Angeles tengah, pada Oktober 1984.

Wilson tak pernah menyerah mempertahankan bahwa ia tidak bersalah. Kasusnya kemudian kampanyekan oleh mahasiswa pegiat di kota Loyola Law School pada 2015.

Jaksa mengakui bahwa serangkaian kesalahan telah membuat Wilson tidak menerima keadilan di pengadilan. Diketahui bahwa bukti yang menjadi kunci telah ditiadakan oleh juri dalam persidangan, termasuk kekasih Hanson yang dihadirkan bukanlah saksi yang kredibel.

Sementara, Wilson tidak ingin menyalahkan orang-orang yang memenjarakannya. Menurutnya, tindakan itu hanya akan membuang-buang waktu. "Saya tidak punya waktu untuk mengamuk atau memikirkan sesuatu yang negatif. Hidup ini terlalu singkat," ungkapnya kepada Sky News, seperti dilansir RIAUONLINE.CO.ID, Sabtu, 18 Maret 2017.

Kendati demikian, Wilson mengaku tidak pernah berhenti berjuang untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah meski ada di dalam penjara. "Jika Anda tahu bahwa Anda tidak bersalah, Anda jangan pernah menyerah. Saya senang bahwa saya tidak menyerah," katanya.

Akhirnya setelah lebih dari tiga dekade dikurung untuk sesuatu yang tidak pernah dilakukannya, hakim Laura Priver di Pengadilan Los Angeles membebaskannya.

Kebebasannya mendapat sambutan dari keluarga yang menantinya di luar penjara. Wilson sangat bersyukur dan gembira dengan putusan itu, sembari mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa yang selama ini terus mendukung dan membantunya.

"Ini adalah momen bahagia bagi saya karena saya mendapat kesempatan, tidak hanya untuk duduk dan berbicara dengan mereka, tapi saya punya kesempatan untuk memeluk keluarga yang saya cintai dan mengatakan bahwa saya mencintai mereka," katanya.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline