Aktual, Independen dan Terpercaya


Pulang Usai Gagal di Piala Dunia 2018, Timnas Korsel Dihadiahi Lemparan Telur

Skuat-timnas-Korea-Selatan-di-Piala-Dunia-2018.jpg
(CNN Indonesia/REUTERS/Michael Dalder)

 

RIAU ONLINE - Skuat timnas Korea Selatan (Korsel) dihadiahi lemparan telur dan guling Union Jack oleh penggemar setelah gagal melangkah ke babak fase gugur Piala Dunia 2018.

Target babak gugur Piala Dunia 2018 gagal dicapai korsel, sebelumnya menempati peringkat ketiga klasemen Grup F hail sekali menang dan dua kali kalah.

Dilansir dari CNN Indonesia, setibanya di Bandara Incheon pada, Jumat, 29 Juni waktu setempat, tim berjuluk The Taegeuk Warriors itu berfoto dan memberikan konferensi pers. Hanya saja saat skuat memberikan keterangan, beberapa fan yang datang melempari tim Korea Selatan dengan telur dan guling bermotif Union Jack sebagai bentuk kekecewaan mereka.

Beruntung bintang Korea Selatan Son Heung-Min dan pelatih Shin Tae-Yong yang berbicara dalam kesempatan tersebut tidak terkena lemparan telur itu.

"Saya tidak ingin pulang sebelum bulan Juli, dan mengecewakan untuk kembali ke rumah pada bulan Juni. Saya ingin berterima kasih kepada fan kami atas cinta dan dukungan mereka. Tanpa fan kami tidak akan mampu menciptakan keajaiban," ujar Shin.

Korsel gagal meraih poin pada dua pertandingan pertama usai tumbang 0-1 dari Swedia dan kalah 102 dari Meksiko. Satu-satunya kemenangan diraih Korea Selatan dengan menumbangkan juara bertahan Piala Dunia Jerman dengan skor 2-0. Kendati demikian, pencapaian itu tetap tidak membuat sebagian suporter mereka senang.

"Saya minta maaf kepada fan kami, karena kami tidak bisa memenuhi janji untuk mencapai babak gugur. Tetapi saya pikir kami semua melihat harapan dari kemenangan atas Jerman," ucap Son.

Selain dilempari telur dan guling oleh suporter, kegagalan di Piala Dunia 2018 juga membuat skuat timnas Korea Selatan harus bersiap menghadapi 'hukuman' wajib militer (wamil).

Hukum di Korsel mewajibkan pria yang berusia 18 hingga 35 tahun untuk ikut pelatihan militer selama dua tahun. Mereka akan hidup dengan bekal USD150 per bulan selama wamil. Sejumlah atlet terkenal dan bintang K-Pop pun pernah menjalani kewajiban ini.

Namun skuat timnas Korea Selatan masih bisa terbebas dari kewajiban ini selama bisa memenangkan medali emas Asian Games 2018 bagi negaranya.

Sebelumnya, skuat timnas Korea Selatan pada Piala Dunia 2002 terbebas dari wajib militer karena sukses menembus babak semifinal. Hal yang sama diterapkan kepada para atlet berprestasi, misalnya, di Olimpiade dan anggota skuat baseball.

Sementara, timnas Korsel pada Piala Dunia 2018 gagal lolos fase grup meski sukses menaklukkan juara bertahan Jerman 0-2. Kegagalan ini memicu ketakutan akan pengenaan wajib militer dari para pemain.