WOW. SKK Migas dan KKKS Bangun Daerah Perbatasan Sejak 2 Tahun Yang Lalu

SKK-Migas-bersama-KKKS-Bangun-Daerah-Perbatasan.jpg
(Istimewa/ SKK Migas)

 

RIAU ONLINE, RANAI - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) membangun daerah perbatasan di Kepulauan Natuna.

Cukup unik cara yang mereka lakukan. Ketua Komite Pengembangan Masyarakat Kabupaten Natuna Sektor Hulu Migas, Ngesti Yuni Suprapti mengatakan salah satunya adalah dengan menggagas Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di Pantai Kencana yang sudah berjalan cukup lama.

"Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Kabupaten Natuna ini adalah program yang sudah terlakasana sejak tahun 2017," katanya melalui rilis, Kamis, 28 Maret 2019.

Diawal, mereka memberikan bantuan berupa peralatan mobiler Taman Bacaan Desa Batubi (TBDB) berupa kursi, meja kerja, rak buku, meja bacaan anak-anak, laptop, proyektor dan speaker multimedia.

Kemudian Medco E&P Natuna dan Premier Oil Natuna Sea B.V. bersama-sama melakukan pembangunan pelantar rakyar di Desa Tanjung Pala, Kecamatan Pulau Laut.

"Ukuran pelantar yang didanai oleh kedua Perusahaan adalah 100 meter x 3.20 meter dikerjakan oleh Unit Pengelola Kegiatan (UPK) pada Kuartal 3 tahun 2017 dan telah selesai pembangunannya pada akhir April 2018," jelasnya.

Kemudian pembangunan pelantar rakyat di Kecamatan Pulau Laut Desa Tanjung Pala (program lanjutan tahun 2013 dan 2014).

Tersisa 800 meter dilanjutkan untuk membantu masyarakat desa yang bertempat tinggal di atas air, tambatan kapal nelayan dan pelabuhan perintis.

Lalu di tahun yang sama, bantuan alat radio komunikasi nelayan di perairan Natuna juga diserahkan oleh Medco E&P Natuna melalui Ketua RAPI Kota Ranai.

Ini berguna untuk memantau pergerakan nelayan lokal dan keamanan laut dengan pertimbangan faktor cuaca yang ekstrim di musim-musim tertentu dan wilayah laut Natuna yang sangat luas.

"Sedangkan saat ini kami membangun Pantai Kencana di Kabupaten Natuna yang semula belum terbentuk dan tertata, kini sudah menjadi indah bahkan dijadikan sebagai daya tarik wisata dan ikon Kabupaten Natuna," sebutnya kembali.

Disana ada taman bermain seluas 530.99 meter persegi terdiri dari dua bagian seperti taman bermain anak dan taman olahraga untuk dewasa.

Bahkan aksi ini diklaim tidak hanya mampu membangkitkan gairah ekonomi. Mencakup dan menjaga kedaulatan negra. Sebut Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, M. Atok Urrahman.

"Aksi ini bermanfaat bagi kedaulatan Negara. Karena ada fasilitas platform lepas pantai tengah laut yang berada di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) dan berbatasan langsung dengan Negara Vietnam dan Malaysia," jelasnya.