Aktual, Independen dan Terpercaya


Daikin Airconditioning Indonesia Memperkenalkan AC Single Split

Ac-Daikin.jpg
(Fatma Kumala)
ombudsman

LAPORAN: FATMA KUMALA

RIAU ONLINE, PEKANBARU - PT Daikin Airconditioning Indonesia memperkenalkan produk AC terbaru mereka di SKA CoEx Pekanbaru, Rabu 28 Februari 2018.

Pada kesempatan tersebut produsen AC asal Jepang ini memperkenalkan AC Single Split untuk kebutuhan hunian dan Variable Refrigerant Volume (VRV) untuk kebutuhan komersial.

Assistant General Manager Daikin Indonesia, Agusdin Lung mengatakan, produk baru tersebut menerapkan teknologi inverter yang merupakan salah satu teknologi utama untuk menghemat konsumsi listrik di perangkat AC.

Caranya, inverter bekerja dengan mengacu pada beban putar kompresor yang disesuaikan dengan suhu ruang. Apabila suhu ruang yang diinginkan tercapai, kompresor akan mengurangi kecepatan putarannya sehingga dapat menghemat daya listrik.

"Teknologi inverter sudah disematkan di hampir seluruh produk AC Daikin sebagai salah satu langkah menghemat penggunaan energi yang menyesuaikan pasar Indonesia," kata Agusdin Lung.

Ia menyebutkan, Daikin sebagai produsen AC kelas dunia tidak pernah berhenti berinovasi untuk memiliki perhatian tinggi dalam hal hemat energi untuk kebutuhan konsumen. Satu produk unggulan yang diperkenalkan untuk aplikasi hunian ialah Daikin Multi-S 3 Connection.

Daikin Multi-S adalah sistem AC, yang dibuat khusus untuk pasar Indonesia. Ac ini hanya memerlukan satu unit outdoor untuk mengoperasikan tiga unit indoor sehingga dapat menghemat area luar ruang. Keunggulan produk ini, hemat ruang karena cukup satu outdoor untuk mengoperasikan tiga indoor.

Selain itu, hemat energi (teknologi Inverter memungkinkan hemat listrik hingga 69 persen) dan hemat daya (teknologi New Low Watt Mode memungkinkan tiga indoor AC dapat beroperasi secara bersamaan hanya dengan daya listrik 800 watt).

“Untuk saat ini, seluruh produk kami menggunakan R32. Refrigren generasi penerus ini tidak mengikis lapisan ozon dan berdampak lebih rendah pada pemanasan global,” ucapnya.(2)