Aktual, Independen dan Terpercaya


Gelar Seminar Tenaga Kerja, Bank Riaukepri Undang Mantan Menteri

Dirut-Bank-Riaukepri-Irvandi-Gustari.jpg
(RIAUONLINE.CO.ID/FAKHRURRODZI)
ombudsman

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Bank Riaukepri hari ini, Rabu, 20 Juli 2016, menggelar Seminar Nasional dengan Tema Pengelolaan SDM dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi dalam Konteks Kompleksitas dan Penyelesaian di Luar Pengadilan, di Lantai IV Gedung Menara Bank Riaukepri Dang Merdu. 

 

Sebagai pembicara, didatangkan Mantan Menteri Tenaga Kerja, Bomer Pasaribu. Corporate Secretary Bank Riaukepri, Winovri kepada RIAUONLINE.CO.ID mengatakan, peserta Seminar Nasional ini para pihak di Provinsi Riau serta komisaris utama, direksi, pimpinan divisi hingga pincab dan pemimpin kedai. 

 

"Pak Bomer Pasaribu akan menjadi pembicara utama di Seminar Nasional tersebut. Kita juga mengundang Gubernur Riau, Pak Arsyadjuliandi Rachman, dalam acara tersebut," kata Winovri. 

 

Baca Juga: Kartu Pelajar Sekolah Al Izhar Bisa untuk ATM Bank Riaukepri

 

Sebelum Seminar Nasional ini, Bank Riaukepri juga menggelar acara lainnya dengan mendatangkan Guru Besar Ekonomi, Adler Haymans Manurung dalam Workshop Peranan Obligasi sebagai Penguatan Pembiayaan Jangka Panjang dan IPO untuk Peningkatan Daya Saing sebagai Corporate Action dalam Era Globalisasi, di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Jumat, 24 Juni 2016 silam. 

 

Dalam workshop tersebut, keinginan Bank Riaukepri untuk Go Public dengan terdaftar sebagai emiten di pasar modal Bursa Efek Indonesia (BEI), tampaknya bakal terwujud dalam waktu tiga tahun mendatang.

 

Percepatan untuk Initial Public Offering (IPO) dengan melepas saham-saham selama ini milik Pemerintah Daerah di dua provinsi, Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) kepada publik ini dilakukan untuk mendapatkan suntikan dana segar guna pengembangan bisnis Bank Riaukepri ke depannya.

 

"Modal adalah dasar perbankan untuk berkembang. Dibutuhkan percepatan, tak bisa berharap banyak dari pemegang saham Pemkab, Pemkot dan Pemprov, jika kita ingin bersaing dan berkembang. Kita butuh percepatan. Nah untuk IPO itu butuh kondisi keuangan perbankan yang sehat," kata Direktur Utama (Dirut) Bank Riaukepri, Irvandi Gustari. 

 


Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline