Aktual, Independen dan Terpercaya


Sopir Taksi Pun Harus Nombok Uang Setoran

Kebakaran-Lahan-di-Rimbo-Panjang.jpg
RIAUONLINE.CO.ID/FAKHRURRODZI
PASUKAN Pemadam Kebakaran yang berasal dari Dinas Pemadam Kebakaran dibantu Tentara memadamkan api yang terbakar di Rimbo Panjang, Kamis (3/9/2015).

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Lumpuhnya Bandar Udara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru selama tiga hari ini, mengakibatkan sopir taksi yang tergabung dalam Pusat Koperasi TNI AU (Puskopau) merugi hingga jutaan Rupiah. 

 

Afrizal, seorang sopir taksi mengaku beberapa hari belakangan ini selama bandara lumpuh, ia hanya mendapatkan setoran sangat sedikit. (Klik Juga: Tagih Jokowi Blusukan Asap ke Riau

 

“Biasanya pukul 14.00 paling tidak sudah dapat Rp 250 ribu atau Rp 300 ribu. Ini sampai pukul 15.00 masih banyak sopir yang belum pecah telor. Saya memang sudah pecah telor, tapi cuma dapat Rp 100 ribu-an saja,” kata lelaki akrab dipanggil rekannya dengan Godam pada RIAUONLINE.CO.ID, Sabtu (5/9/2015). 

 

Penurunan pendapatan ini bukan hanya dirasakan Afrizal saja. Semua sopir taksi juga merasakan hal sama. Lumpuhnya bandara berdampak pada berkurangnya pengunjung dan calon penumpang yang bertolak ke bandara. (Baca Juga: Kapolri Perlihatkan SMS Dampak Asap ke Gubernur Riau

 

Sementara itu, Rio, sopir taksi warga Kubang menceritakan, hingga pukul 15.00 sore kemarin belum dapat satupun penumpang. Ia sangat merasakan dampak asap ini sangat merugikan sekali bagi perekonomiannya beberapa hari ini.

 

“Kita biasanya setor ke kantor Rp 150 ribu hingga Rp 170 ribuan. Sedangkan hingga sekarang saya belum dapat satupun penumpang. Kalau sampai malam ini saya tak dapat penumpang ya rugi, saya menombok ke kantor,” keluh Rio. (Klik: Warga Riau Minta Bantuan Malaysia Atasi Asap

 

Ia menjelaskan, paling kalau tak dapat sampai sore ini, saya cari penumpang keluar bandara buat nutup setoran ke kantor. Karena tak mungkin saya nombok lagi ke kantor.

 

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline